![]() |
| Franky Sahilatua (Foto Alex Palit) |
Di mana praktik untuk mendapatkan pesugihan
tidak lagi dilakukan di tempat-tempat yang dianggap keramat, kini beralih ke
gedung-gedung elitis yang megah, seperti di gedung DPR, birokrasi pemerintahan.
Tempat-tempat inilah yang kini diburu sebagai
tempat untuk mendapatkan pesugihan, di balik kedok atas nama sebagai wakil
rakyat, pejabat negara atas nama sebagai pelayan masyarakat.
Wis zamane, orang sudah lupa dan
melupakan sumpahnya sendiri.
Wis zamane, zaman edan; yen ora edan ora keduman, kalau tidak ikut
gila tidak kebagian...!!!
Soal fenomena zaman edan ini sempat jadi
amatan penyanyi balada Franky Sahilatua yang kemudian dijadikan nyanyian juga
dengan judul “Zaman Edan”;
Otak kotor hati culas
Sikat sana sikat sini
Korbannya tak peduli
Gigi-gigi semakin tajam
Mata-mata semakin merah
Demi nama demi harta
Dunia semakin panas
Godaan semakin banyak
Janganlah terbawa gila
Telah banyak cerita gila
Haruskah kita gila juga
Bumi semakin tua
Semakin panas
Semakin gila
Zaman edan, zaman edan!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar