![]() |
| WR Supratman |
Siapa sangka Indonesia
Raya yang saat itu dimainkan hanya dengan instrumentalis gesekan biola
tanpa disertai lirik dan vokal, resonansi nada-nada lagu tersebut mampu
menggetar jiwa dan membangkitkan semangat rasa kebangsaan. Bahkan bisa jadi
saat itu sang komponis tidak membayangkan bahwa lagu ciptaannya, Indonesia
Raya di kemudian hari menjadi lagu kebangsaan, lagu pemersatu bangsa
Indonesia.
Di sini mencatat bahwa sejarah perjuangan bangsa ini juga tidak bisa dilepaskan
dari peran seniman musik yang telah ikut andil menyumbangkan karya-karyanya
yang dipersembahkan sebagai ungkapan rasa kebangsaan, kecintaan kepada tanah
air. Spirit ini yang harus kita jaga hingga kini, dan kapanpun.
Kehadiran musik
memberi peran dan pengaruh cukup kuat dalam kehidupan manusia, masyarakat dan
bangsa. Bahkan musik berfungsi sebagai medium yang bisa menjadi media
perjuangan. Musik sebagai ekspresi jiwa, menjadi bagian tak terpisahkan dari
ruang kesadaran penciptanya akan nilai-nilai kehidupan dan realitas sosial
kondisi masyarakatnya. Sebagaimana dicontohkan lagu Indonesia Raya yang
mampu membangkitkan semangat dan membangun kesadaran rakyat Indonesia bahwa di
depan kita ada bangsa, ada negara, dan ada kedaulatan yang harus direbut,
digenggam dan dipertahankan.
Lagu, pada dasarnya
tak ubahnya seperti bahasa, suatu artikulasi bunyi yang bermakna lebih dari
sekadar instrumentasi bunyi yang didalamnya bisa mengungkapkan pesan-pesan,
gagasan-gagasan, harapan-harapan, atau penyataan sikap,
sebagaimana terartikulasikan dalam lirik lagu tersebut. Disini menunjukkan kepada kita bahwa musik memiliki peran
cukup penting di tengah kehidupan, termasuk dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara.
Justru disini yang kini jadi pertanyaan, masih relevankah spirit
‘Indonesia Raya’ yang terlahir dari peristiwa kebudayaan Sumpah Pemuda untuk
saat ini? Lalu, sebegitu pentingkah peran musik terutama dalam memainkan fungsi
dan perannya di tengah kehidupan sebagai bagian dari gerak kebudayaan? (Alex Palit)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar