Cari Blog Ini

Jumat, 01 September 2017

God Bless and You - Rock Humanisme: Dialektika Sebuah Lagu

God Bless and You - Rock Humanisme (Foto Alex Palit)
Keindahan musik bukan hanya terletak pada permainan harmonisasi nada, melodi, dan lirik, melainkan juga pada dialektika bunyi. Dalam dialektika bunyi inilah artikulasi sebuah lagu memancarkan makna dan auranya.
Dalam wacana seni realisme, keindahan bunyi pada bahasa musik tidak sekadar bermakna simbolik, namun mempresentasikan narasi atas realitas sosial yang biasanya selalu dikaitkan dengan persoalan kemanusiaan (humanisme).

Buku ini menyajikan keberpihakan God Bless pada persoalan kemanusiaan, sebagian tak terpisahkan dari komitmen bermusik mereka yang telah berusia lebih dari 40 tahun ini.
Konsistensi adalah kata kunci God Bless dalam menyuarakan nilai-nilai kehidupan mulai dari kritik sosial, politik hingga religius.
Bahkan banyak di antara lagu-lagu God Bless bertemakan humanisme masih faktual dan kontekstual dengan realita kehidupan yang terjadi saat ini.

Dalam hal ini, kedudukan, status, maupun peran seniman itu sendiri pada hakekatnya tidak ada bedanya dengan ulama, wartawan atau intelektual. Melalui perannya seniman haruslah berani mewartakan kaidah-kaidah kebenaran dan mengungkap segala bentuk kepalsuan-kepalsuan yang terjadi di masyarakat termasuk melawan segala bentuk dehumanisasi.
Konsistensi itu pulalah yang mencerminkan profesionalitas para personilnya, sehingga God Bless berhasil menjadi sebuah legenda di belantara musik Indonesia. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar