Cari Blog Ini

Kamis, 23 Juni 2016

Lagu Kita Masih Sama: Indonesia Raya (1)

Mari kita semangati bahwa kita adalah satu, kita adalah satu saudara yang terlahir dari rahim Ibu Pertiwi. Sehingga tidak alasan bagi kita untuk meretakkan dan mempolarisasikan  bangunan persaudaraan kita hanya lantaran dipicu oleh beda pendapat dan beda pilihan. Tak ada alasan pembenar bagi kita untuk saling mencemooh, menghujat dan memfitnah lantaran beda pendapat pilihan, karena kita adalah satu, satu saudara yang terlahir dari rahim Ibu Pertiwi. 

Di tengah keragaman suku, budaya, bahasa dan identitas lainnya bahwa kita adalah bangsa yang diper-satu-kan oleh simbol burung garuda bersemboyankan Bhinneka Tunggal Ika. Sementara dalam kehidupan keberagamaan, kita meyakini adanya satu Tuhan Yang Maha Esa sebagai Sanghyang Khalik. Begitu halnya dalam ajaran agama wahyu, kita adalah satu, keturunan anak cucu Adam dan Hawa.
Sebagai warga negara atau sebagai warga bangsa, kita adalah satu yang diper-satu-kan oleh NKRI bersemboyankan Bhinneka Tunggal Ika.
Dan kita pun dipersatukan oleh lagu kebangsaan yang tak pernah berubah dan masih sama yaitu Indonesia Raya. Semua ini telah mempersatukan dan menyatukan kita bahwa di tengah keberagaman kehidupan berbangsa dan bernegara dengan satu semangat bahwa kita adalah satu.

Begitu halnya dalam hal kebebasan berpendapat menentukan pilihan, mari kita gunakan kejernihan pikiran kita dengan tetap mengedepankan etika, logika akal sehat, dengan tetap berpegang pada tradisi luhur kearifan budaya lokal yang mengajarkan kita untuk tidak secara serta merta  saling mencemooh, menghujat, menfitnah, dan saling meniadakan satu sama lain. (Alex Palit)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar