![]() |
| Plato (Foto Ist.) |
Sebagaimana
dikemukakan oleh banyak tokoh pemikir kebudayaan, termasuk filsuf, bahwa musik merupakan
bagian dari kebudayaan yang tak terpisahkan dari peradaban manusia, masyarakat
atau suatu bangsa.
Bahkan indikasi tinggi-rendahnya peradaban suatu masyarakat atau sebuah bangsa dapat ditelusuri dari nilai-nilai yang terkandung didalamnya, termasuk karya keseniannya yaitu musik. Karena pada dasarnya karya seni (musik) merupakan refleksi perasaan, pikiran, atau cerminan realitas sosial dari nilai-nilai kehidupan yang ada dalam masyarakat tersebut.
Melalui musik ini pula kita dapat belajar tata nilai baik sosial-budaya, moralitas, spiritual, religius, maupun interaksi antarmanusia dalam kehidupan suatu masyarakat, bangsa atau negara.
Bahkan indikasi tinggi-rendahnya peradaban suatu masyarakat atau sebuah bangsa dapat ditelusuri dari nilai-nilai yang terkandung didalamnya, termasuk karya keseniannya yaitu musik. Karena pada dasarnya karya seni (musik) merupakan refleksi perasaan, pikiran, atau cerminan realitas sosial dari nilai-nilai kehidupan yang ada dalam masyarakat tersebut.
Melalui musik ini pula kita dapat belajar tata nilai baik sosial-budaya, moralitas, spiritual, religius, maupun interaksi antarmanusia dalam kehidupan suatu masyarakat, bangsa atau negara.
Seperti dikemukakan
oleh filsuf Plato asal Athena – Yunani (427 – 347 SM),
bahwa musik mempunyai
peran cukup kuat dalam kehidupan negara. Dalam bukunya yang sangat terkenal
yakni Republik, filsuf yang banyak memberi sumbangan pemikiran di bidang
filsafat, etika, estetika dan kenegaraan ini juga menyinggung tentang
pentingnya peran musik dalam kehidupan.Termasuk didalamnya bahwa musik memiliki pengaruh cukup kuat di bidang politik. Musik bisa untuk kekuatan, kebaikan maupun kejahatan. Tinggal bagaimana eksistensi musik itu sendiri ditempatkan di tengah kehidupan masyarakat. (lex)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar