Debut pertama Asian Riff, tampil di acara Pasar Indonesia
2024, yang diselenggarakan oleh KBRI Indonesia
di Den Haag. “Acara ini adalah acara tahunan yang selalu diselenggarakan
oleh KBRI, untuk masyarakat Indonesia yang ada di Belanda,” jelasnya.
Ditambahkan oleh Hengky, ternyata sambutan terhadap Asian
Riff cukup bagus. “Kita banyak mendapat tawaran manggung,” sambungnya sambil
tertawa.
Seperti dituturkan oleh Novi Djik, vokalis utama
merangkap manajer band, para personil Asian Riff terdiri dari musisi
profesional dengan latar belakang musik yang beragam, dari mulai pop, rock,
jazz dan reggae. “Mereka berkontribusi dengan keahlian dan pengalaman
masing-masing untuk saling melengkapi agar nuansa musikal yang harmonis,
berwarna dan dinamis ada di setiap
penampilannya” ujar Novi.
Inilah para personil Asian Riff;
Didik Sucahyo, adalah mantan anggota dari band rock legendaris
Indonesia asal Pandaan - Pasuruan,
Elpamas, pernah menjuarai Festival Rock se-Indonesia II (1985)
versi Log Zhelebour.
Kasyfi Kalyasyena (keyboard), pianis
muda yang sangat berbakat, mendapat beasiswa di Codarts University of Arts
Rotterdam untuk meraih gelar Sarjana Musik Jazz. Saat ini, Kasyfi sering tampil bersama
beberapa musisi jazz terkenal dari Belanda dan Eropa
Novi Dijk (vokalis utama), penyanyi asal Bandung, yang sudah 19
tahun tinggal di Belanda, dikenal dengan penampilannya yang energik dan
memiliki pengalaman musik baik di dalam negeri maupun internasional. Di panggung
internasional sempat gabung dengan dengan band asal luar negeri seperti band
asal Philippine, Canada, Australia, dan Amerika, dan manggung di Hard Rock Café
di beberapa negara di Asia.
Yosua Putra, seorang drummer muda berbakat, dan pernah tampil
bersama grup band The Nameks, Steve Jam ,Steven & Coconut Treez, Ras
Muhamad. Yosua juga pernah tampil dengan musisi Eropa di pangggung
international seperti di St. Petersburg-Russia, Helsinki, Finland.
Hengky Supit (vokal & gitar), penyanyi rock kelahiran di Palu – Sulawesi Tengah, 28
Desember 1969, yang melejit lewat lagu Bila Engkau Izinkan, pernah mengukirkan
namanya sebagai The Best Vocalist saat tampil bersama Whizzkid di Festival
Rock se-Indonesia VI
(1991).
Kiki Kavestyan (gitar), pemain gitar yang banyak menghadirkan sentuhan
reggae yang khas pada Asian Riff melalui
permainan gitar riff-nya yang penuh warna. Sebelum pindah ke Belanda, Kiki
sudah sering tampil di berbagai acara di Swedia, berkolaborasi dengan musisi
lokal.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar