“Lex, Sabtu dan Minggu ada acara gak,
kita diajak jalan sama Judi Kristianto lihat kebunnya di Subang,” telpon
seorang teman bernama Agus “Blues” Asianto eks wartawan Taman Buaya – TVRI,
Jumat sore, yang mengontak saya lewat WA. Ia secara khusus mengajak “wartawan
tua” untuk temu kangen setelah di antara kita lama tak saling jumpa, sambungnya.
Saya pun menyambut ajak ini dengan antusias acara temu kangen ini.
Bagi wartawan musik era ‘80an dan 90’an
yang ngepos di Taman Buaya – TVRI, pastinya nama Judhi Kristianto sudah tidak
asing lagi. Pria kelahiran Cirebon, 15 Desember 1946, selain dikenal sebagai
produser JK Records juga membidangi koordinator “Musik Kita” sebuah acara paket
musik di TVRI.
Kala itu, saat menjadi wartawan hiburan
di Harian Surya (Surabaya) yang
bernaung di Persda Kompas-Gramedia
juga ngepos di Taman Buaya – TVRI. Para wartawan yang sering nongkrong cari
berita musik dan hiburan di TVRI inipun dapat julukan wartawan taman buaya.
Menyoal apa dan siapa Judhi Kristanto serta
kiprahnya di jagad musik pop Indonesia, pemilik JK Records yang awalnya
menggeluti dunia fotografi dan percetakan kalender artis ini berhasil membuahkan
deretan artis penyanyi tenar yang ikut mewarnai jagad musik pop Indonesia.
Saya pun tak ingat satu persatu nama
artis yang wangi-wangi yang lahir dan terorbit melejit dibawah payung JK
Records, setidaknya ada nama Chintami Atmanagara, Meriam Bellina, Dian
Piesesha, Nur Afni Octavia, Annie Ibon, Lydia Natalia, Heidi Diana, Pance,
Helen Sparingga, Ria Angelina, Feni Bauty, Mega Selvia, Nindy Ellese, Mega
Selvia, Hana Pertiwi, Prilly Priscilla, Gladys Suwandi, Meta Armys, dan masih
banyak lagi artis penyanyi wangi yang lahir dan melejit lewat bendera JK
Records.
Begitu dari penyanyi pria punya selera
setidaknya ada nama Wahyu OS, Pance Pondaag, Obbie Messakh, Sandro Tobing,
Richie Ricardo, juga Deddy Dores. Dan tentunya masih banyak lagi penyanyi pria
punya yang lahir dan mengorbit lewat JK Records.
Seiring perjalanan waktu, lebih dari 20
tahun, kita tak jumpa. Undangan ini mungkin sebagai bentuk kerinduan untuk temu
kangen, untuk bernostalgia antara produser musik dengan wartawan musik yang
disebutnya “wartawan tua” mengingat usia kita sudah mendekati kepala lima
bahkan ada yang di atas kepala lima.
Kalau dulu ia sering memperkenalkan
artis besutannya yang bernaung di bawah bendera JK Records, dalam acara temu
kangen ia memperkenalkan bisnis yang sedang digeluti, salah satunya yaitu berkebun.
Ia mengajak 7 wartawan tua bertandang ke kebunnya di Subang – Jawa Barat.
Sesampai di lokasi, pemilik JK Records
yang kini dikelola anaknya bernama Leonard Kristianto yang akrab di panggil
Nyo, langsung singgah dulu di kebunnya yang ditanami aneka tanaman buah seperti
salah satunya ditanami rambutan, kelapa hijau, salak, dan durian dari berbagai
jenis.
Beruntung saat bertandang ke kebumnya,
pohon duriannya sedang berbuah, kita pun wartawan tua disuguhi sampai mabuk
durian. Setelah itu kita pun menuju areal kebun seluas empat hektar yang
ditanami buah naga.
“Buah naga merah sudah bisa dipanen, kalau
yang naga kuning belum sekarang masih berkembang,” jelas Yudhi. Dalam berkebun
buah naga ini ia juga mengelola kebon milik mantan petinggi di kepolisian yang
dipercayakan kepadanya.
Selain berbincang soal alih profesi dari
berkebun artis penyanyi ke berkebun buah naga, temu kangen ini banyak diisi
cerita nostalgia JK Records dan artis-artisnya. Hadir pula penyanyi dan pecipta
lagu Wahyu OS, pecipta lagu “Senandung
Doa” yang pernah melejit lewat suara
melankolis Nur Afni Octavia pada pertengahan tahun 1980-an.
Sambil menuliskan artikel ini, saya pun
bernostalgia sambil memutar dengarkan lagu-lagu memori hits JK Record yang
mendayu, melankolis dan menghanyutkan. Dan lagu-lagu itupun bersenandung membawa
saya kembali terhanyut bernostalgia pada kenangan masa lalu saat sebagai
wartawan taman buaya TVRI.
Dan dari perjumpaan penuh nostalgia suka
duka setelah lebih dari 20 tahun tidak bersua, tak ada kata lebih indah
diucapkan selain semoga kita semua senantiasa diberi keberkahan panjang umur,
sehat lahir batin, tetap semangat, dan sukses selalu... GBU All.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar